Tlp./WA 0821-3449-5179 Hukum Sunat dalam Agama Islam

Hukum sunat dalam Agama Islam

Pastinya seorang muslim mau mengenal bagaimana hukum sunat dalam Agama Islam, lihat ulasan singkat berikut. Dikala khitan dilihat sebagai salah satu hal yang mungkin sudah jadi kultur yang dijalankan oleh tiap golongan penduduk. Malah kultur ini sudah turun temurun sejak dahulu. Berdasarkan kesehatan, sunat dapat mengurangi risiko munculnya bermacam-macam masalah kesehatan. Kemudian bagaimana penjelasan lebih dalam perihal undang-undang sunat dalam Agama Islam? Nah, hal ini juga benar-benar penting untuk diketahui lebih dalam sebab jikalau sudah berkaitan dengan agama sudah pasti berkaitan dengan undang-undang. Sedangkan untuk review lebih dalam berkaitan undang-undang sunat dalam Agama Islam, langsung aja lihat reviewnya dibawah ini.

Perlu diketahui sirkumsisi dikategorikan 2 variasi yang hakekatnya diketahui dalam undang-undang Agama Islam maupun dalam penduduk sekitar. Berdasarkan subjek atau pelakunya, sirkumsisi ada dua ialah sirkumsisi dalam tinjauan agama Islam bagi pria dan cewek. Pada akhirnya undang-undang keduanya akan berbeda. Sedangkan sedikit review definisi perihal ke-2 sunat ini sebagai berikut.

Khitan pada anak pria semasa bayi ialah sirkumsisi yang sejauh ini sudah banyak dijumpai hampir seluruh masyarakat. Umumnya, khitan akan dijalankan pada seorang anak dikala sudah menempuh usia yang semestinya atau dikala sudah berani untuk di sirkumsisi. Tapi, ada juga anak pria yang sudah di sirkumsisi sejak masih bayi. Sebaliknya, dijumpai juga sirkumsisi bagi mereka yang sudah cukup dewasa sebab tak langsung berani di sirkumsisi.

Sedangkan, sirkumsisi bagi wanita ini pasti jadi sedikit berbeda. Karena di Indonesia, sunat pada bayi wanita hampir sudah tak dapat kita jumpai. Sunat wanita dalam Agama Islam maupun kemasyarakatan dijalankan dikala sang anak masih bayi. Tetapi pada kenyataannya tak semua bayi wanita di sunat, sebab sunat pada bayi wanita tak dianggap sebagai kultur suatu wilayah. Jadi, tak heran jikalau yang melaksanakannya hanyalah orang-orang tertentu aja. Dan sudah jelas, tata cara khitan menurut Islam antara laki-laki dan perempuan berbeda.

Hukum sunat pada laki-laki baru lahir

Usai mengenal sekilas perihal variasi sirkumsisi menurut pelakunya, kini saatnya untuk membahas bagaimana hukum sunat pada laki-laki baru lahir dalam Islam. Dalam hal ini, sunat pada laki-laki baru lahir hukumnya wajib dalam syariat agama Islam. Anggapan ini pasti tak sembarangan, tapi ada dibeberapa dalil. Oleh sebab itu, jikalau anda punya anak pria yang sudah memasuki usia untuk sirkumsisi, sebaiknya langsung disunatkan. Semakin cepat pasti akan semakin baik. Apalagi mengingat bahwa sunat di usia yang belia akan mempercepat pelaksanaan penyembuhannya dan begitu pula sebaliknya.

Adanya fatwa bahwa sirkumsisi untuk laki-laki baru lahir ini hukumnya wajib tentu tak asal-asalan aja. Pasti terdapat alasan dibalik wajibnya sirkumsisi, diantaranya bagi kesehatan dan sahnya thaharah. Dalil-dalil mengenai wajibnya sirkumsisi bagi pria ialah berikut:

Perintah Sunat dalam Kitab Al-Qur’an

Perintah sunat dalam Kitab Al-Qur’an dan hadist terang adanya bagi seorang lelaki yang beragam Islam. Bukan para tokoh agama aja yang menyeruakan sunat laki-laki hukumnya wajib, tapi Rasulullah SAW sendiri juga menyuruh lelaki muslim untuk sirkumsisi. Bahkan perintah hal yang demikian tak hanya ada dalam satu hadits aja tapi terdapat banyak hadits yang menyebutkannya. Hal ini benar-benar cukup untuk menandakan bahwa aturan sunat dalam Agama Islam memang wajib.

Sunat sebagai pembeda agama Islam dan agama Kristen

Bukan hanya itu, sirkumsisi juga sebagai pembeda kaum agama Islam dan agama Kristen. Jadi tak heran jikalau dalam aturan agama Islam sunat jadi wajib. Semestinya saat ini, bukan hanya bayi laki-laki muslim aja yang sunat dengan alasan masalah kesehatan.

Haram yang diizinkan sebab hukum yang wajib

Haram yang diizinkan sebab hukum yang wajib, yang dimaksud ialah menghilangkan sebagian anggota badan. Tetapi menghilangkan sebagian anggota badan hukumnya tidak diperkenankan. Tetapi keharaman ini dikendalikan dengan prasyarat dikala aturan pemotongan tersebut ialah wajib. Begitu juga dengan sunat yang pada dasarnya memotong anggota badan, tetapi karena hukumnya wajib menjadikannya diijinkan.

Undang-undang tentang sunat untuk perempuan

Permasalahan sebelumnya sudah terang bahwa peraturan sirkumsisi bagi lelaki ialah wajib, lalu bagaimana dengan Undang-undang tentang sunat untuk perempuan? Tempat tersebut sampai kini masih berada dalam pro-kontra. Terdapat sebagian yang mengutarakan bahwa sunat bayi perempuan hukumnya wajib, tapi terdapat juga yang hanya merekomendasikan atau tidak wajib.

Ulasan diatas dapat disimpulkan bahwa peraturan sunat dalam Agama Islam sudah benar-benar terang, diperjelas di dalam Al-Qur’an maupun hadist. Bagi seorang lelaki, sunat ialah hal yang wajib. Sedangkan sunat bagi cewek disunahkan aja.

Rumah Sunat Az-Zahra Piyungan

Mutihan, Jl. Raya Piyungan-Prambanan Km3 No 29, Jatigrit, Srimartani, Kec. Piyungan, Bantul, Istimewa Yogyakarta 55792

Tlp./WA 0821-3449-5179

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *