Tambah Daya Listrik Rumah Tangga Gratis

PT PLN (Persero) pastikan, program menambahkan daya listrik buat kelompok rumah tangga akan diaplikasikan pada tahun kedepan. Sekarang perusahaan masih menyiapkan realisasinya.

Direktur Penting PT PLN (Persero) Sofyan Basir akui faksinya telah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah, untuk mengaplikasikan menambahkan daya listrik gratis sampai 2.200 Volt Amper (VA). Kebijaksanaan ini akan mulai berjalan 1 Januari 2018.

Nanti, kelompok rumah tangga yang ingin meningkatkan daya listri‎k tidak dipakai ongkos untuk pergantian perangkat kelistrikan. Mengenai bila dalam keadaan normal, warga yang ingin lebih daya dipakai ongkos seputar Rp 3,8 juta.

“Kita mengeluarkan investasi ubah MCB serta kabel, yang 900 ke 2200 VA kalian bayar Rp 3,8 juta,” papar ia.

‎Menurut Sofyan, PLN sedang mempersiapkan otoritas untuk mengaplikasikan program itu sekarang.

Ia juga tidak cemas penghasilan PLN akan turun karena program itu. Serta sebaliknya ada kepercayaan penghasilan bertambah sebab kenaikan pemakaian listrik atas menambahkan daya.

“Tidak (turunkan penghasilan), kan dayanya naik yang kamu gunakan, costnya jadi turun,” tandas ia.

Read More : merk mcb yang bagus

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat pagi ini lakukan sambungan listrik gratis ke beberapa masyarakat Jawa Barat. Sambungan ini dikerjakan di Kelurahan Bantarjati, Bogor, Jawa Barat.

Ada mengikuti Jokowi dalam acara pagi hari ini ialah Menteri BUMN Rini Soemarno serta Direktur Penting PT PLN (Persero) Sofyan Basir.

“Yang ingin saya berikan jika di Propinsi Jawa Barat ini ada kira-kira 200-an ribu rumah yang belumlah ada listriknya. Sasaran kita sampai akhir tahun ini 100.060 ini harus telah sambung seperti saat ini yang kita lihat ini,” kata Jokowi di Bogor, Minggu (2/12/2018).

Di daerah ini, diterangkan Jokowi ada banyak permasalahan, dari mulai masih terdapatnya masyarakat yang belum terhubung listrik, sampai masyarakat yang telah terhubung listrik tetapi masih menumpang dari tetangga.

Program sambungan listrik gratis ini adalah kolaborasi dari BUMN. Dengan begitu, masalah warga mahalnya sambungan listrik pertama ini dapat terselesaikan.

“Sebab memang ongkos sambungan ini memang mahal. Serta itu sudah jadi standarnya PLN kira-kira Rp900-an ribu,” imbuhnya.

Tidak itu saja, buat masyarakat yang sampai kini listriknya menumpang di tetangga, dengan mempunyai sambungan listrik mandiri ini, karena itu pengeluaran yang dikerjakan tiap bulannya lebih irit.

“Itu tambah murah dari data yang kita terima. Umumnya per bulan bayar dapat Rp 50 ribu dapat Rp60 ribu. Sesudah sendiri semacam ini bayar kira-kira Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. Serta sambungannya semakin banyak, dapat juga TV, setrika, rice cooker,” pugkasnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *