Pekerjaan Rumah Pemerintah Baru untuk Industri 4.0

Hasil gambar untuk industri 4.0

Dewasa ini Anda pasti sering mendengar istilah revolusi industri 4.0, terutama dari para politikus selama masa kampanye pemilu beberapa bulan lalu. Apa sih yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? sudah siapkah Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0?

Revolusi industri adalah perubahan besar-besaran dan radikal dalam cara manusia memproduksi barang. Sesuai namanya revolusi 4.0 adalah revolusi industri keempat dalam sejarah. Revolusi ini bermula atau didorong oleh penemuan internet atau dikenal juga dengan revolusi “internet of thing”.

Presiden Indonesia terpilih untuk periode 2019-2024 punya pekerjaan rumah yang berat dalam menyambut revolusi 4.0. Beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah baru untuk membuat Indonesia siap menghadapi revolusi Industri 4.0

Internet

Di zaman yang serba cepat seperti sekarang internet merupakan kunci untuk memenangkan pasar global. Pemerinta harus mulai memfokuskan pengembangan internet yang cepat dan murah. Dapat dikatakan pula revolusi ini menuntut siapa cepat maka dia menang.

 

Saat ini masalah internet sudah tersedia SMARTFREN yang merupakan provider terbesar di Indonesia menyediakan layanan #Super4Gkuota dengan internet supercepat di seluruh wilayah Indonesia. Dengan hanya 60 ribu rupiah untuk kuota internet 30 GB dapat menjadi pilihan yang smart. #KuotakanSuaramu dengan SMARTFREN dan jadilah yg tercepat.

 

Indonesia sendiri sudah mulai banyak industri yang mamfaatkan internet, seperti perusahaan rintisan atau startup dan penjualan barang atau jasa melalui media internet. Masyarakat sendiri juga sudah mulai menyadari banyaknya peluang usaha melalui internet ini.

 

Peningkatan SDM

Revolusi 4.0 akan banyak memangkas pekerja unskill karena industri akan di fokuskan pada peralatan canggih yang hanya membutuhkan tenaga ahli. Oleh sebab itu pemerintah harus mulai melakukan program pelatihan SDM guna menghindari menigkatnya pengangguran pada saat revolusi 4.0 ini berjalan.

 

Peningkatan SDM tidak hanya berfokus pada peningkatan skill, tapi juga peningkatan kualitas pendidikan, sarana prasarana, serta perbaikan gizi anak. Gizi buruk dapat menghambar tumbuh kembang anak sehingga akan sulit bersaing dalam dunia kerja.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *